Kakakku
Tak ada kata kata dari kakakku yang bisa membuat aku sangat terkejut bahkan hampir pingsan mendengarnya, tapi pada hari itu aku baru saja mengalaminya yaitu saat kakakku mengatakan bahwa ia akan " MENIKAH ", Ya…………..kakakku memutuskan untuk menikah dengan orang yang amat dicintainya.
Gak tau perasaan apa yang saat itu aku rasakan antara perasaan sedih , bahagia dan yang lainnya bercampur jadi satu. Aku sedih karena kakakku merupakan orang yang sangat dekat denganku dan kami selalu berdua kemanapun kami mau, dan aku merasa saat saat itu akan pergi dariku.
Aku bahagia saat mengingat bahwa kakakku juga sebentar lagi menikah, dengan itu ia akan menyempurnakan separuh " Diennya " untuk menyempurnakan ibadah kepada Allah SWT.
Aku tau kakakku akan tetap menjadi kakakku orang yang menyayangi dan mencintaiku dengan setulus hatinya tanpa ada yang bisa merubahnya tidak juga suaminya ataupun siapa jadi aku tak perlu memikirkan hal itu.
Saat pernikahan kakakku aku tidak dapat menghadirinya karena alasan yang membuatku tidak bisa menghadirinya, mungkin kakakku menganggap aku orang yang paling jahat saat itu karena pada saat itu aku tidak bisa menghadiri pernikahannya, tapi sungguh aku tidak berniat seperti itu.Mudah2an kakakku memaafkan kesalahanku.
Kak aku ingin mengucapkan padamu " Met Menempuh Hidup Baru, semoga menjadi keluarga Sakinah, Mawadah & Warahmah " Amien.
( Toex My Beloved Sister Noorita & Jayadi, Buntok, 18 Nopember 2007 Pukul : 10.00 WIB ).